Mario Teguh VS Rio Kiswinar


Perkawinan merupakan awal bagi sebuah kehidupan baru yang menyatukan dua pribadi yang berbeda menjadi satu kesatuan yang utuh. Dua pribadi yang telah bersatu kini bukan lagi individu tunggal yang bebas, akan tetapi peran dan tanggung jawabnya pun berubah, baik terhadap diri sendiri, pasangan, bahkan terhadap kehadiran seorang anak dalam keluarga yang diharapkan  bagi semua pasangan hidup.

Harapan hadirnya seorang anak didalam keluarga, saat ini sangat erat dengan pemberitaan kehadiran seorang anak yang telah tumbuh dewasa namun tidak diakui keberadaannya oleh sosok Ayah yakni pemberitaan yang bermula dari kabar Talk Show Stasiun Swasta September 2016 yang memberitakan pernyataan pemuda laki-laki bernama Ario Kiswinar ialah anak sah Mario Teguh dari pernikahan sebelumnya namun tidak diakui/dibantah keberadaannya oleh sang motivator walau Ario Kiswinar mengatakan memiliki bukti akta kelahiran dan Kartu Keluarga yang menyatakan  bahwa ia lahir dari pasangan ayah-ibu Sis Maryono Teguh dan Aryani Seonarto. Pemberitaan tersebut tentu menghebohkan masyarakat Indonesia yang tiada henti bahkan berkembang hingga menuai pemberitaan yang tak kalah menghebohkan masyarakat.

“SABTU, 08 OKTOBER 2016 TEMPO.COM Jakarta – Polisi akan mulai memeriksa sejumlah saksi terkait dengan laporan pencemaran nama baik yang diajukan Ario Kiswinar Teguh pada pekan depan.”

Berkembangnya kasus atas bantahan pengakuan anak menjadi pencemaran nama baik tersebut dilatarbelakangi tindakan yang dilakukan Mario Teguh dengan cuitan-cuitan di sosial media akun Twitter, dimana dalam cuitan Mario termuat percakapan yang nampaknya sengaja ditujukan untuk menjawab kegelisahan publik. Tulisan tersebut dirasa oleh pihak Ario Kiswinar mencemarkan nama baiknya bahkan sang ibu, adapaun tulisan tersebut yakni;

“Om Mario, saya bercerai karena istri saya memberikan anak dari laki-laki lain. Apakah saya harus beritahu semua relasi?Jangan. Itu aib keluarga. Lebih baik anda simpan sendiri.Sampai kapan? Sampai Tuhan memberi tanda. Kemudian, dia juga menuliskan sebuah cuitan lagi menyertai foto yang diunggah, “Anda setuju?,”tulisnya.

Persoalan Ario Kiswinar dan Mario teguh  yang terus berkembang tersebut, tak kunjung sampai pada titik yang dituju untuk menjawab siapa yang benar dan siapa yang salah. Namun, perlu diketahui melihat dari bukti akta kelahiran yang dimiliki Ario Kiswinar sebagai barang bukti yang menyatakan  bahwa dia merupakan anak dari pasangan ayah-ibu Sis Maryono Teguh dan Aryani Seonarto perlu diketahui keasliannya terlebih dahulu dikarenakan berdasarkan pasal 54 UU No.  1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan adanya hubungan dengan orang tua sedarah dapat dibuktikan dengan akta kelahiran yang otentik yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang, serta untuk mengetahui dengan pasti apakah ayah biologis dari Ario Kiswinar ialah Mario Teguh tidak cukup hanya dengan bukti memiliki akta kelahiran bahkan mengamati ciri-ciri fisik atau sifat-sifat anak tersebut dikarenakan lebih lanjut diatur pada Pasal 43 ayat (1) Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan juga mengatur mengenai pembuktian hubungan anak dengan orangtuanya berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dilakukan dengan cara tes deoxyribonucleic acid ( Tes DNA) yang ditemukan oleh ilmuan University of Leicester inggris yakni Jeffryes, temuannya tersebut telah banyak menjawab beberapa kasus- kasus yang telah berhasil diselesaikan dengan bantuan tes DNA, salah satu kasus yang berhasil di Indonesia sendiri ialah “kasus Raisha” bayi Rahma dari Rauf namun diragukan rauf dengan dengan melakukan uji tes DNA di singapura dan membenarkan keraguan Rauf, dia bukanlah ayah bilogis dari Raisha.

Bagaimana reaksi Kamu tentang artikel ini ?

 


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF
Lytha Dayanara Hutagalung
Berstatus sebagai mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang. Aktif dalam beberapa organisasi intra kampus yakni UKM Debat FH Unnes menjabat sebagai Kordinator Pemateri, Private Commercial Law Community dan Putri Kampus FH Unnes (papika) 2014-2016 . Penulis juga pernah mengikuti beberapa kompetisi Legal Drafting dan Debat. Minat penulis adalah pada bidang hukum khususnya Hukum perdata dagang.

Comments 0

Mario Teguh VS Rio Kiswinar

log in

Become a part of our community!

Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join BoomBox Community

Back to
log in
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles