Konsepsi Kejahatan Transnasional & Jenis-Jenis Kejahatan Transnasional


Kejahatan transnasional adalah Kejahatan yang bersifat lintas negara atau melampaui batas-batas wilayah negara, baik mengenai tempat terjadinya, akibat-akibat yang ditimbulkannya, maupun tujuan kejahatan itu sendiri, dan/atau dimungkinkan pelakunya juga dapat melibatkan individu-individu dari berbagai negara. Pada saat ini kejahatan transnasional telah berkembang menjadi tindak pidana yang terorganisasi yang dapat dilihat dari lingkup, karakter, modus operasi, dan pelakunya.

Mengenai tindak pidana transnasional ini, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di Indonesia sudah mengaturnya. Hal ini terlihat dari bunyi ketentuan-ketentuan dalam pasal 3  KUHP yang berbunyi:

“Aturan pidana dalam perundang-undangan Indonesia berlaku bagi setiap orang yang di luar Indonesia, melakukan perbuatan pidana didalam perahu Indonesia”

Ketentuan ini secara implisit mengatur mengenai tindak pidana transnasional yang sekaligus juga menunjukan penganutan azas teritorialitas dimana hukum Indonesia berlaku di wilayah Indonesia termasuk diatas “perahu Indonesia” di luar Indonesia,  tapi juga menunjukan  bahwa keberlakuan hukum nasional juga bagi kejahatan-kejahatan yang melintasi batas negara atau transnasional.

Berdasarkan Konvensi PBB terkait Tindak Pidana Transnasional  Yang Terorganisasi (United Nations Nations Convention Against Transnasional Organized Crime), Tindak Pidana adalah bersifat transnasional, jika :

  • dilakukan di lebih dari satu Negara;
  • dilakukan di satu Negara namun bagian penting dari kegiatan persiapan, perencanaan, pengarahan atau kontrol terjadi di Negara lain;
  • dilakukan di satu Negara tetapi  melibatkan suatu kelompok penjahat terorganisasi yang terlibat dalam kegiatan kriminal di lebih dari satu Negara; atau
  • dilakukan di satu Negara namun memiliki akibat utama di Negara lain.

Dalam naskah rancangan ketiga Undang-Undang Pidana Internasional atau the International Criminal Code Tahun 1954, telah ditetapkan 13 kejahatan yang dapat dijatuhi pidana berdasarkan hukum internasional sebagai kejahatan terhadap perdamaian dan keamanan seluruh umat manusia. Ketiga belas tindak pidana ini adalah sebagai berikut:

  • Tindakan persiapan untuk agresi dan tindakan agresi;
  • Persiapan penggunaan kekuatan bersenjata terhadap negara lain;
  • Mengorganisasi atau memberikan dukungan persenjataan yang ditujukan untuk memasuki wilayah suatu negara;
  • Memberikan dukungan untuk dilakukan tindakan terorisme di negara asing;
  • Setiap pelanggaran atas perjanjian pemabatasan senjata yang telah disetujui;
  • Aneksasi wilayah asing;
  • Genocide (genosida);
  • Pelanggaran atas kebiasaan dan hukum perang;
  • Setiap pemufakatan, pembujukan, dan percobaan untuk melakukan tindak pidana tersebut pada butir 8 di atas;
  • Piracy (Pembajakan);
  • Slavery (Perbudakan);
  • Apartheid;
  • Threat and use of force against internationally protected persons.

Adapun Berdasarkan ruang lingkup berlakunya UNTOC (Pasal 3) ada lima jenis tindak pidana transnasional yang terorganisasi, yaitu:

  • Berpartisipasi dalam kelompok pelaku tindak pidana terorganisasi (Pasal5);
  • Tindak pidana yang merupakan pencucian hasil tindak pidana (Pasal 6);
  • Tindak Pidana Korupsi (Pasal 8);
  • Tindak Pidana yang merupakan gangguan terhadap proses peradilan (pasal 23);
  • Tindak pidana serius (serious crime) sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 2 huruf b.

Sumber Hukum :

  • Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)

Bagaimana reaksi Kamu tentang artikel ini ?


What's Your Reaction?

Cry Cry
1
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
6
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
3
Love
Win Win
1
Win
WTF WTF
0
WTF
Faqih Lutfi
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Aktif di organisasi GAMASIS FH Unpad dan VONIS FH Unpad. A long life learner.

Comments 1

Masuk ke akun Anda

Don't have an account?
Daftar menjadi member baru

Reset Password

Daftar menjadi member baru

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles