Legalkah Becak Motor (BENTOR) Di Indonesia?


Becak motor, di beberapa daerah di Indonesia dianggap ilegal dan di beberapa daerah lainnya di Indonesia dianggap sebagai transportasi sah. Hal itu didasarkan pada Peraturan Daerah setempat masing-masing.

Di beberapa daerah di Indonesia, kadangkala kita menemukan adanya transportasi umum yang tak lazim dilihat sehari-hari yaitu kendaraan berupa becak motor. Transportasi ini adalah bentuk modifikasi penggabungan antara becak dan motor. Bentor berubah nama menjadi “transportasi umum” oleh masyarakat setempat karena bentor adalah transportasi yang digunakan untuk bermobilisasi antara tempat satu ke tempat lain. Sebut saja salah satu contohnya di Makassar atau di Indralaya. Pekerjaan sebagai penarik “bentor” kemudian menjadi mata pencaharian rata-rata warga setempat. Ditambah semakin maraknya peredaran bentor, masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan ini dengan alasan kendaraan ini bisa mengangkut banyak orang dan barang dalam sekali jalan. Hemat ongkos, hemat biaya, tak ada lagi yang dikeluhkan masyarakat. Kemudian dari sini muncul suatu pertanyaan bahwa legal kah becak motor di Indonesia? Bagaimanakah pengaturan tentang becak motor tersebut?

Becak motor atau sering disebut sebagai Bentor, kerapkali menimbulkan pertanyaan masuk kategori kendaraan manakah bentor ini? Bab 7 Bagian I Jenis dan Fungsi Kendaraan dalam Pasal 47 Ayat 1 dan 2 UU No. 22 Tahun 2009 menyebutkan:

Ayat 1

Kendaraan terdiri atas:

  • Kendaraan Bermotor; dan
  • Kendaraan Tidak Bermotor.

Ayat 2:

Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a dikelompokkan berdasarkan jenis:

  • sepeda motor;
  • mobil penumpang;
  • mobil bus;
  • mobil barang; dan
  • kendaraan khusus.

 

Kemudian dari pasal ini timbul kesimpulan bahwa bentor tidak termasuk salah satu dari jenis kendaraan yang disebutkan dalam pasal tersebut. Mungkinkah bentor dianggap sebagai transportasi umum karena selama ini dipergunakan oleh khalayak umum? Jikalau bentor dianggap sebagai alat transportasi umum, maka seharusnya plat kendaraannya berwarna kuning, bukan hitam serta pengendara bentor tersebut seharusnya tidak menggunakan SIM-C.

Pasal 48 Ayat 1 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyatakan bahwa “Setiap Kendaraan Bermotor yang dioperasikan di Jalan harus memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.” Dilanjutkan dengan Pasal 49 Ayat 1 yang berbunyi, “Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang diimpor, dibuat dan/atau dirakit di dalam negeri yang akan dioperasikan di jalan wajib dilakukan pengujian.”

Melalui korankabar.com, Kanit Dikyasa Polres Pamekasan Ipda Sri Sugiato mengatakan bahwa menurutnya, agar bisa digunakan di jalan raya sebagai angkutan barang, bentor harus memenuhi 3 persyaratan. Pertama, harus meminta izin terhadap agen tunggal pemegang merk (ATPM). Kedua, pembuatannya harus dimodifikasi di bengkel resmi dari Kementrian Perdagangan (Kemendag) RI, dan yang Ketiga harus didaftarkan kembali ke samsat untuk mengubah surat-suratnya.

Bentor, kendaraan modifikasi antara becak dan motor dianggap sebagai bentuk pelanggaran terhadap UU No. 22 Tahun 2009 sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 277 yang berbunyi, “Setiap orang yang memasukkan Kendaraan Bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan ke dalam wilayah Republik Indonesia, membuat, merakit, atau memodifikasi Kendaraan Bermotor yang menyebabkan perubahan tipe, kereta gandengan, kereta tempelan, dan kendaraan khusus yang dioperasikan di dalam negeri yang tidak memenuhi kewajiban uji tipe sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).”

Namun, beberapa daerah di Indonesia mengizinkan beroperasinya becak motor sebagai angkutan jalan. Beberapa daerah di Indonesia yang mengizinkan beroperasinya becak motor antara lain Provinsi Sumatera Utara, yakni Kabupaten Dairi serta Kota Tebing Tinggi. Izin beroperasinya becak motor di daerah-daerah tersebut disebutkan secara tegas di dalam peraturan daerah masing-masing.

Menurut laman resmi Dinas Perhubungan dan Informatika Kabupaten Dairi, izin beroperasinya becak motor di Kabupaten Dairi didasarkan pada Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 16 Tahun 2000 tentang Usaha Angkutan Umum. Sedangkan izin beroperasinya becak motor di Kota Tebing Tinggi didasarkan pada Peraturan Daerah Kota Tebing Tinggi No. 3 Tahun 2007 tentang Retribusi Izin Mendirikan Perusahaan dan Operasi Becak Bermotor.

Namun, beroperasinya becak motor di daerah-daerah tersebut harus memenuhi persyaratan teknis laik jalan dan persyaratan administratif, termasuk izin usaha. Misalnya, di dalam Perda Dairi Nomor 16 Tahun 2000 disebutkan bahwa setiap orang yang ingin memiliki usaha angkutan (termasuk bentor) wajib memiliki izin usaha angkutan dengan memenuhi beberapa persyaratan, yaitu:

  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  • Memiliki Akte Pendirian Perusahaan bagi pemohon yang berbentuk Badan Usaha, Akte Pendirian Koperasi bagi pemohon yang berbentuk koperasi, tanda jati diri bagi pemohon perorangan;
  • Memiliki Surat Keterangan Domisili Perusahaan;
  • Memiliki Surat Izin Tempat Usaha (SITU);
  • Pernyataan Kesanggupan Untuk Memiliki atau Menguasai Minimal 5 (lima) Tahun Kendaraan Bermotor; dan
  • Pernyataan Kesanggupan Untuk Menyediakan Fasilitas Penyimpanan Kendaraan.

Berdasarkan Perda Dairi No. 16 Tahun 2000, sebelum becak motor diberikan izin usaha angkutan untuk dapat beroperasi secara sah, maka hal lain yang perlu dilakukan pemilik adalah mengajukan permohonan pengujian periodik kendaraan bermotor yang nantinya petugas/penguji memeriksa bagian-bagian kendaraan bermotor dalam rangka pemenuhan terhadap persyaratan teknis dan layak jalan. Setelah dinyatakan lulus oleh penguji/petugas memproses penyelesaian administrasi, tanda bukti lulus uji, pemberian plat uji, dan tanda samping, termasuk pemungutan retribusi.

Kemudian untuk di daerah Makassar, sebelumnya pada tahun 2012, Walikota Makassar mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 22 Tahun 2012 yang mengatur pengendalian operasional kendaraan becak motor dalam wilayah Makassar. Namun, pada tahun 2016 ini pemerintah setempat akan mencabut izin dan memberhentikan aktivitas bentor karena bentor dianggap sebagai moda transportasi ilegal dan tidak dibenarkan dalam aturan operasional. Selain itu, Kota Palembang, Sumatera Selatan juga melarang beroperasinya kendaraan becak motor didasarkan pada Perda Kota Palembang No. 22 Tahun 2010 tentang Keamanan dan Ketertiban.

Dari penjelasan di atas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa bentor yang merupakan kendaraan modifikasi antara becak dan motor adalah sebuah bentuk pelanggaran terhadap UU No. 22 Tahun 2009 yang secara tegas sanskinya diatur dalam Pasal 277 UU tersebut. Namun, beberapa daerah di Indonesia mengatur lebih detail lagi tentang pengoperasian kendaraan ini. Sebagai contonya di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara yang memberikan izin usaha bentor sebagai alat transportasi yang sah. Jadi, pada intinya bentor adalah transportasi yang ilegal menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang apabila dilanggar dapat dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak Rp. 24.000.000,00. Namun, pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan lain sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah dan atas pertimbangannya sendiri.


Sumber Hukum :

  • Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;
  • Peraturan Daerah Dairi No. 16 Tahun 2000 tentang Izin Usaha Angkutan di Kabupaten Dairi;
  • Peraturan Daerah Kota Tebing Tinggi No. 3 Tahun 2007 tentang Retribusi Izin Mendirikan Perusahaan dan Operasi Becak Motor;
  • Peraturan Daerah Kota Palembang No. 22 Tahun 2010 tentang Keamanan dan Ketertiban.

Bagaimana reaksi Kamu tentang artikel ini ?


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Masuk ke akun Anda

Don't have an account?
Daftar menjadi member baru

Reset Password

Daftar menjadi member baru

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles