REFORMA AGRARIA DI INDONESIA : Sudah Sejahterakah petani kita?


Reforma Agraria adalah program pemerintah dalam hal pembaruan agraria yang bertujuan untuk mengatur sistem kelola lahan atau sumber daya alam yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat khususnya kesejahteraan petani, Pada dasarnya yang menjadi maksud Reforma agraria adalah (1) menciptakan sumber-sumber kesejahteraan masyarakat yang berbasis agrarian; (2) menata kehidupan masyarakat yang lebih berkeadilan; (3) meningkatkan berkelanjutan sistem kemasyarakatan kebangsaan dan kenegaraan Indonesia; serta (4) meningkatkan harmoni kemasyarakatan.

Pembaruan agraria secara nyata memiliki relevansi sosial dengan kehidupan petani. Petani adalah pekerjaan yang sangat mulia, di samping memberikan kehidupan kepada tanaman, petani juga berperan penting untuk kehidupan manusia yaitu mengolah pertanian sehingga menjadi bahan untuk dikonsumsi.

Memasuki 57 tahun paska diundangkannya Undang-undang Pokok Agraria (UUPA) No. 5 Tahun 1960 disahkan pada tanggal 24 September 1960.Sehubungan dengan tujuan pembentukan UUPA tersebut, maka setiap tanggal 24 September ditetapkan sebagai Hari Tani nasional.

Penjelasan umum angka 1 (UUPA) tahun 1960 menyatakan, bahwa salah satu tujuan pembentukan UUPA adalah untuk “meletakkan dasar-dasar bagi peletakan hukum agraria nasional, yang akan merupakan alat untuk membawakan kemakmuran, kebahagiaan dan keadilan bagi Negara dan Rakyat, terutama rakyat tani, dalam rangka masyarakat adil dan makmur” Dengan kata lain, kehadiran UUPA adalah dimaksudkan sebagai instrumen hukum untuk mewujudkan kesejahteraan petani, sesuai dengan amanat konstitusi pasal 33 UUD 1945

Permasalahannya adalah, mengapa setelah lebih dari setengah abad cita-cita mulia dari UUPA belum juga kunjung terwujud? Mengapa petani kita justru hidup semakin miskin dan retan terhadap krisis pangan dan gizi buruk ? Badan Pusat statistik mengatakan bahwa saat ini kesejahteraan petani sedangan menurun.

Hal ini dapat diukur dengan indeks nilai tukar petani (NTP) yang menurun. NTP merupakan prosentase rasio antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayar petani. Sejatinya data NTP nasional (Februari 2017) sebesar 100,33. Angka ini Iebih rendah dibanding periode yang sama pada tahun 2016 yaitu sebesar 102,23 dan 2015 yaitu sebesar 102,19.

Guna Mewujudkan kedaulatan pangan nasional, maka salah satu prasyarat pokok yang terlebih dahulu harus diwujudkan adalah kedaulatan dan kesejahteraan petani. Kedaulatan pangan nasional yang tidak dilandasi oleh kedaulatan dan kesejahteraan petani hanya akan menjadi kedaulatan yang rapuh, yang mudah tumbang bila diterpa badai krisis.

Kondisi seperti inilah yang terjadi dalam sistem ketahanan pangan nasional kita selama ini, yang begitu rapuh ketika terjadi krisis, karena penegakannya tidak bertumpu pada kedaulatan dan kesejahteraan petani.

Untuk mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan petani dalam melaksanakan usaha tani, salah satu kebijakan yang mutlak perlu diambil oleh pemerintah ialah melakukan reforma agraria, Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat, khususnya para petani kecil secara adil dan merata, sehingga terbuka kesempatan untuk mengembangkan diri mencapai kemakmuran, sebagai bagian dari pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila

Selamat Hari Tani Nasional ke-51, kita percaya bahwa jika program reforma agraria dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran, kondisi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat tani akan dapat membaik serta turut melaksanakan reforma agraria yang sejati, yakni reforma agraria yang berlandaskan, UUPA 1960, dan UUD 1945 sebagai pondasi dasar pengelolaan kekayaan agraria nasional yang berkeadilan dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat khususnya para petani


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Masuk ke akun Anda

Don't have an account?
Daftar menjadi member baru

Reset Password

Daftar menjadi member baru

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles