Wali Kota Cilegon Menjadi Tersangka Penerima Suap


Pada hari Jumat 22 September 2017, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Cilegon Tubagus Imam Ariyadi dan delapan orang lainnya dengan dugaan tindak pidana penerimaan suap senilai Rp. 1,5 miliar. Tindak pidana suap tersebut terkait dengan pemulusan proses penerbitan rekomendasi Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (amdal)  pusat perbelanjaan Transmart  pada Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Cilegon, Banten.

Sepertidilansir tirto.id (24/09/2017), tersangka didugamenggunakan dalih Sponsorhip terhadap sebuah klub sepakbola Cilegon United FC.”Itu berkaitan dengan soal kami mencari sponsorship untuk tim sepak bola kota Cilegon. Hanya berkaitan dengan soal perizinan begitu ya, dan kami lihat ada antusias liga sepak bola Cilegon , kami carikan sponsorship, dan langsung ditransfer ke CU (Cilegon United),” kata dia. KPK menduga Imam Ariyadi meminta suap Rp2,5 miliar. Namun akhirnya disepakati suap itu hanya sebesar Rp1,5 miliar. Duit itu diduga ditransfer ke rekening Cilegon United Football Club untuk menyamarkan suap itu menjadi seolah-olah penggunaan uang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan alias corporate social responsibility (CSR).

KPK juga menetapkan kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal kota Cilegon, Ahmad Dita Prawira dan perantara penerima suap Hendry, swasta sebagai tersangka penerima suap. Lalu yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap antara lain Brantas Abipraya Bayu Dwinanto Utomo sebagai projek manajer PT Brantas dan Direktur PT Krakatau Industrial Estate Cilegon Tubagus Dony Sugihmukti serta legal manajer PT Krakatau Industrial Estate Cilegon Eka Wandoro.

KPK mengemukakan bahwa modus ini modus yang tergolong baru, karena tersangka tidak langsung menerima uang suap melainkan mealui dana Sponsorship kepada sebuah tim Sepakbola. “Cilegon  United Futsal Club diindikasi digunakan sebagai sarana untuk mengantarkan dana agar tercatat dalam pembukuan sebagai dasar atau sponsorship pada perusahaan yaitu perusahaan PT BA dan PT KIEC,” ungkap Basaria, wakil ketua KPK, kepada tirto.id (24/092017)

Tersangka dapat dijerat menggunakan Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b UU Nomor 20 Tahun2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi bagi pemberi suap dan Pasal 12 huruf a UU Nomor 20 Tahun  2011 bagi penerima suap.

Pasal 5 ayat (1) huruf a dan b :

Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp 50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) dan paling banyak Rp 250.000.000,00 (dua ratus lima puluh juta rupiah) setiap orang yang

  1. memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya; atau
  2. memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara karena atau berhubungan dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajiban, dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya.

Pasal 12  huruf a :

Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah) :

  1. Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji, padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk menggerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya;

Kementerian Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengaku akan memberhentikan Wali Kota Cilegon.Hal itu dilakukan pasca Iman ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pembangunan Transmart di Kora Cilegon. “Saya sudah teken suratnya. Dirjen kami menyerahkan kepada Pak Gubernur,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolokepada tirto.id (25/09/2017).


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Masuk ke akun Anda

Don't have an account?
Daftar menjadi member baru

Reset Password

Daftar menjadi member baru

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles