“PRIMAL FEAR”


Sutradara: Gregory Hoblit

Penulis skenario: Steve Shagan

Pemain: Richard Gere, Laura Linney, John Mahoney

Genre film: Crime, Drama, Mystery

Primal Fear mengisahkan tentang Martin Veil (Richard Gere) seorang pengacara handal dan terkenal yang suatu hari secara sukarela mau menangani kasus kliennya bernama Aaron Stampler (Edward Norton) seorang pemuda lugu dan yatim piatu yang didakwa atas pembunuhan seorang uskup agung. Benarkah Aaron yang melakukannya??

Kisah ini berawal ketika Martin Vail melihat berita tentang pembunuhan seorang Arcbishop yang dilakukan oleh seorang remaja bernama Aaron Stampler. Aaron tertangkap saat berusaha melarikan diri dengan berlumuran darah di sekujur tubuhnya. Vail yang melihat ini dengan cepat mengajukan diri secara sukarela untuk menjadi pengacara pembela untuk Aaron. Pertemuan mereka terjadi tak lama setelah Aaron tertangkap. Disitu, Vail yakin kalau Aaron sama sekali tak bersalah tetapi semua bukti menunjuk kepada Aaron seorang Altar boy yang memili kepribadian bodoh culun bahkan penakut . Yang Aaron tak punya hanyalah Motif atas pembunuhan terhadap Arcbishop Rushman. Saat kasus ini masuk ke pengadilan, Vail berusaha meyakinkan seluruh isi pengadilan bahwa Aaron tidak memiliki motif atas pembunuhan yang dituduhkan padanya. Vail mencoba mencari tersangka lain diluar sana yang mempunyai potensi motif untuk membunuh Rushman, beberapa motif pun didapatkan Vail seperti Gubernur yang kehilangan puluhan juta dollar investasi real estatenya karena Rushman .

Sementara itu, Aaron yang mengaku tidak dapat mengingat apa yang terjadi saat pembunuhan terjadi. Ia mengaku mengalami “lost time”alias kehilangan kesadaran untuk beberapa saat. Setelah melakukan sebuah sesi tanya jawab dengan seorang Psikolog , sifat Aaron yang terlalu polos ternyata tak banyak membantu. Vail yang melakukan investigasi terhadap kasus ini menemukan sebuah video sexual abuse yang dilakukan oleh Arcbishop Rushman terhadap Aaron, Linda dan seorang altar boy lainna , tapi video yang ditemukan oleh Vail ternyata hanya membuat Aaron semakin bersalah di pengadilan dan akan memberikan sebuah motif untuk Aaron. Vail yang merasa  ada ketidak jujuran berusaha mengintimidasi Aaron dan disaat itulah Aaron bertransformasi menjadi Roy , kepribadian yang berlawanan dengan Aaron. Roy adalah kepribadian yang keras , emosional dan kejam . Roy pun mengaku bahwa ialah yang melakukan pembunuhan terhadap Arcbishop Rushman , bukan Aaron .

Untuk membuktikan bahwa Aaron memiliki kepribadian ganda dibutuhkan tes , tetapi itu tidak bisa dilakukan disaat kasus ini masih berjalan di pengadilan , maka Vail pun mencari cara lain agar Aaron bisa lepas dari tuduhan ini yaitu dengan mengeluarkan Roy saat pengadilan sedang berlangsung.

Di akhir cerita, Vail berhasil memancing Roy keluar dan ternyata Roy bertindak diluar dugaan , ia mencekik pengacara lawan dan Roy pun diamankan, putusan pun dikeluarkan kalau pengadilan tidak bisa dilanjutkan dan Aaron dibebaskan lalu dimasukkan ke rumah sakit karena kepribadian ganda nya. Akan tetapi, dialog terakhir antara Aaron dan Vail ternyata membuat sebuah kejutan ” tell miss Venable , i hope her neck is okay” , Vail pun tertegun dan menyadari bahwa jika Roy yang melakukan pencekikan itu maka Aaron tidak akan ingat sama sekali kejadian tersebut. Setelah Vail bertanya kepada Aaron, Roy tertawa dan menjelaskan bahwa Aaron sama sekali tidak ada. Aaron hanya karakter yang Roy ciptakan untuk mendapatkansimpati dari pengacaranya, juri dan hakim . Roy pun hanya nama ciptaannya untuk menunjukkan karakter psikopat pada dirinya . Roy dan Aaron hanyalah 2 karakter ciptaan hanya untuk lolos dari tuduhan pembunuhan , tidak ada kepribadian ganda , tidak ada psikopat , tidak ada bocah polos , yang ada hanyalah Vail yang merasa ditipu mentah-mentah oleh seorang remaja yang bisa lolos dari tuduhan pembunuhan dengan memanfaatkan dirinya.

Didalam film ini seorang pengacara yang begitu sombonG dan menganggap persidanganmerupakan ladang untuk menaikkan eksistensinya dibagian kepengacaraan. Tetapi akibat kesombongannya malah membuat dia terjebak dalam kasus tersebu. Dalam pembuktian yang dilakukan pengacara telah melewati dan melanggar kode etik serta prosedur dalam pembuktian dengan melakuka aupaya-upay agar tersangka ini lolos dari tuntutan.


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

“PRIMAL FEAR”

log in

Become a part of our community!

Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join BoomBox Community

Back to
log in
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles