Ustadz Kondang Terduga Melakukan Penipuan Investasi!!!


Ustaz Yusuf Mansur dilaporkan oleh seorang warga asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bernama Yuni Hastuti (39) atas dugaan penipuan.

Laporan itu disampaikan oleh pelapor di Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Bogor Kota, Selasa (17/10/2017).

Menurut Yuni, kejadian tersebut terjadi pada 2013. Saat itu ia masih berstatus mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).

Pelapor mengaku tertarik dengan sosok dai kondang tersebut, apalagi ketika itu Yusuf kerap muncul mengisi ceramah di televisi.

Ia pun memutuskan untuk menginvestasikan uang miliknya sebesar Rp 12 juta untuk dikelola oleh perusahaan investasi milik Yusuf.

Salah satu yang membuat pelapor tertarik adalah dana investasi itu akan digunakan untuk membangun hotel dan apartemen di Yogyakarta.

“Saya mulai tertarik pada tahun 2013 melalui sebuah brosur yang diselipkan di sebuah mesin ajungan tunai mandiri (ATM) di wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor” ucap Yuni seusai membuat laporan.

Dalam laporannya, Yuni menyebut telah menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan oleh unit bisnis investasi milik Yusuf dengan cara mengajak investasi usaha patungan pendirian hotel dan apartemen khusus bagi jemaah haji.

Setelah mendapat informasi bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan bisnis investasi Yusuf pada 2016, Yuni langsung mencoba menghubungi perusahaan itu.

Namun, hingga sekarang dirinya belum mendapat kepastian tentang pengembalian uang yang telah disetorkan.

“Saya dijanjikan keuntungan 8 persen atau sebesar Rp 960.000 per tahun. Saya sudah berusaha, tapi hingga kini belum mendapatkan jawaban. Karena itu saya melaporkan Ustaz Yusuf dan ingin uang saya kembali” kata dia.

Ipda Rachmat Gumilar dari Subbagian Humas Polresta Bogor Kota mengatakan, meski tempat kejadian bukan berada di wilayah hukum Polresta Bogor Kota, tetapi kepolisian tetap harus menerima aduan tersebut.

Setelah pembuatan laporan dan berita acara, kasus itu akan dilimpahkan ke Polres Kabupaten Bogor untuk dilanjutkan dan dilengkapi.

“Dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang penggelapan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun” kata Rachmat

Penggelapan diatur dalam pasal 372 KUHP. Yang termasuk penggelapan adalah perbuatan mengambil barang milik orang lain sebagian atau seluruhnya di mana penguasaan atas barang itu sudah ada pada pelaku, tapi penguasaan itu terjadi secara sah. Misalnya, penguasaan suatu barang oleh pelaku terjadi karena pemiliknya menitipkan barang tersebut. Atau penguasaan

barang oleh pelaku terjadi karena tugas atau jabatannya, misalnya petugas penitipan barang. Tujuan dari penggelapan adalah memiliki barang atau uang yang ada dalam penguasannya yang mana barang/ uang tersebut pada dasarnya adalah milik orang lain.

Sementara itu penipuan diatur dalam pasal 378 KUHP. Yaitu dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang.

Dilihat dari obyek dan tujuannya, penipuan lebih luas dari penggelapan. Jika penggelapan terbatas pada barang atau uang, penipuan termasuk juga untuk memberikan hutang maupun menghapus piutang.

Dalam perkara-perkara tertentu, antara penipuan, penggelapan agak sulit dibedakan secara kasat mata. Sebagai contoh, si A hendak menjual mobil miliknya. Mengetahui hal tersebut B menyatakan kepada A bahwa ia bisa menjualkan mobil A ke pihak ketiga. Setelah A menyetujui tawaran B, kemudian ternyata mobil tersebut hilang.

Dalam kasus seperti ini, peristiwa tersebut dapat merupakan penipuan namun dapat juga merupakan penggelapan. Termasuk sebagai penipuan jika memang sejak awal B tidak berniat untuk menjualkan mobil A, namun memang hendak membawa kabur mobil tersebut. Termasuk sebagai penggelapan jika pada awalnya memang B berniat untuk melaksanakan penawarannya, namun di tengah perjalanan B berubah niat dan membawa kabur mobil A.


What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Ustadz Kondang Terduga Melakukan Penipuan Investasi!!!

log in

Become a part of our community!

Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join BoomBox Community

Back to
log in
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles