GENG MOTOR MENGAMUK, BRIMOB TERKAPAR DI KEMANG

Editor : Isakh Benyamin Manubulu

Suasana mencekam terjadi pada Senin (5/3) dini hari yang dilakukan oleh sekumpulan geng motor yang meresahkan warga di Jl. Kemang Raya. Menurut kesaksian seorang pegawai kafe, Arif mengatakan bahwa sejumlah orang yang berboncengan turun dari motor dengan membawa bambu dan senjata tajam seperti parang dan celurit lalu memukul beberapa motor warga yang terparkir di pinggir jalan. Saat itu semua karyawan tengah bersiap untuk pulang namun mereka merasa takut dan tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.Para pelaku bertindak secara brutal serta berteriak-teriak penuh dengan amarah . Menurutnya, postur tubuh pelaku penyerangan pun bervariasi. Ada yang bertubuh besar dan tinggi, ada pula yang kurus. Akibat penyerangan ini ada lima orang terluka serta empat sepeda motor karyawan kafe Locarasa yang rusak. Arif yang berada di lokasi kejadian awalnya tidak mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi saat keributan berlangsung menjelang pukul 01.00 WIB dini hari.

Aksi kriminalitas geng motor telah melanggar ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Pasal 169 KUHP Tentang Perkumpulan Kejahatan, Pasal 170 KUHP Tentang Kekerasan, Pasal 351 KUHP Tentang Penganiayaan.

Hingga kini polisi telah memeriksa enam orang saksi dan rekamaan kamera pemantau di lokasi kejadian. Polisi masih menyelidiki identitas pelaku dan motif penyerangan oleh geng motor ini. Seluruh rekaman CCTV dan video amatir tengah dikumpulkan polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Enam orang saksi juga dimintai keterangan. ampai saat ini polisi masih mengusut peristiwa penyerangan ini. Polisi juga mendapati informasi bahwa sekitar 24 jam sebelum kejadian terjadi penusukan terhadap anggota Brimob Bharada Yasri Abdulmas (24) yang ditusuk dengan brutal oleh sejumlah orang tidak dikenal di depan Kafe Dronk, Jl Kemang Raya. Kejadian penusukan Yasri terjadi pada Minggu (4/3) dinihari.Yasril mengalami luka sobek dan luka tusuk. Saat ini  Yasri masih menjalani pengobatan di RSUD Pasar Minggu. Siapa pihak yang menusuk Yasri sampai saat ini juga masih misterius.

“Saksi melihat korban lari keluar dari Cafe Dronk kea rah lampu merah Kemang Selatan, setelah korban lari di depan Mini Market Chicmart, korban dikeroyok oleh beberapa orang yang tidak dikenal. Para pelaku kemudian kabur setelah korban tergeletak.” Kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Mampang Inspektur Satu Fajrul. Dia mengatakan polisi juga masih menyelidiki peristiwa tersebut dan belum diketahui motif dari pengeroyokan itu. Fajrul belum bisa memastikan apakah kedua peristiwa tersebut saling berkaitan atau tidak. “Belum tahu masih kami dalami biar tidak berspekulasi,” tuturnya.

Dikutip dari tempo.com, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, mengatakan sudah mendengar tentang insiden penyerangan yang dilakukan geng motor di Kemang, Jakarta Selatan. Dia menilai tindakan ini sudah tidak bisa ditoleransi. “Ini sudah menjadi ancaman buat ketertiban dan keamanan,” katanya, Senin, 5 Maret 2018.Sandiaga mengatakan pemerintah akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengatasi masalah ini. Ia mengimbau agar masyarakat secara aktif melapor jika menemukan sesuatu yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. “Agar bisa diantisipasi,” ujarnya.

 

Referensi:

Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP

https://news.detik.com/berita/3900428/siapa-di-balik-serangan-brutal-gerombolan-bermotor-di-kemang

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180305162930-12-280604/kesaksian-mencekam-saat-geng-motor-beraksi-di-kemang

https://metro.tempo.co/read/1066822/sandiaga-uno-sebut-aksi-geng-motor-di-kemang-menjadi-ancaman

Leave a Reply