Internasional Woman Day Sebagai Pembebasan Wanita Internasional

Bagus Priyono Pamungkas


Editor : Isakh Benyamin Manubulu

Terdapat teori feminisme sebagai counter atas dominasi nilai-nilai maskulin yang selama ini mendominasi dan upaya untuk melakukan sebuah terobosan atas sistem yang selama ini telah terdistrosi oleh diskriminasi gender. Hari Perempuan Internasional (8 Maret) adalah hari global yang merayakan prestasi sosial, ekonomi, budaya dan politik perempuan. Hari itu juga menandai ajakan bertindak untuk mempercepat paritas gender.

Hari Perempuan Internasional (IWD) telah diamati sejak awal 1900-an  sebuah masa ekspansi dan turbulensi besar di dunia industri yang melihat pertumbuhan penduduk yang pesat dan bangkitnya ideologi radikal. Hari Perempuan Internasional adalah hari kolektif perayaan global dan seruan untuk kesetaraan jender. Tidak ada satu pun pemerintah, LSM, badan amal, korporasi, institusi akademis, jaringan perempuan atau hub media yang bertanggung jawab sepenuhnya untuk Hari Perempuan Internasional. Banyak organisasi menyatakan tema IWD tahunan yang mendukung agenda atau sebab spesifik mereka, dan beberapa di antaranya diadopsi lebih luas dengan relevansi daripada yang lain.

Pada malam menjelang Perang Dunia I berkampanye untuk perdamaian, wanita Rusia mengamati Hari Perempuan Internasional pertama mereka pada hari Minggu terakhir di bulan Februari 1913. Pada tahun 1913 berikut diskusi, Hari Perempuan Internasional dipindahkan ke 8 Maret dan hari ini tetap menjadi tanggal global untuk Internasional Hari Perempuan sejak saat itu. Pada tahun 1914, wanita-wanita di seluruh Eropa mengadakan demonstrasi untuk berkampanye melawan perang dan untuk mengekspresikan solidaritas perempuan. Dan pada konvensi internasional yang antara lain dikeluarkan oleh International Labor Organization. Beberapa hak perempuan yang telah dirumuskan oleh ILO sebelum adanya DUHAM, yaitu sejak tahun 1918, misalnya hak persalinan buruh perempuan (maternity rights), perlindungan buruh perempuan di perkebunan, hak perlindungan dari perdagangan perempuan dan berbagai hak lainnya.

dalam perjalananya yang cukup panjang perjuangan perjuangan perempuan untuk memperoleh haknya untuk setara dengan para laki-laki dan pada 18 Desember 1979 dibentuk Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan atau Komite Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan. Namun, dalam publikasi ini Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan atau disebut dengan CEDAW (convention on elimination all of forms discrimination againts women).

CEDAW merupakan dokumen hidup dan dinamis yang memperkaya sekaligus mengembangkan maknanya dari beragam aplikasi, penggunaan dan perjuangan yang makin memperdalam dan memperluas pemahaman tentang hak asasi perempuan. Rekomendasi Umum (General Recommendation) dan Komentar Akhir (Concluding Comments) yang merupakan bagian dari Konvensi merubah ketetapan statis dari traktat yang dikodifikasi pada tahun 1979 menjadi perundangan yang lentur, yang secara aktif menyerap dan merespon tantangan-tantangan baru yang timbul. Rekomendasi Umum dan Komentar Akhir bersama-sama dengan pasal-pasal traktat membentuk bangunan Konvensi. adapun Konvensi terdiri dari Mukadimah dan 30 Pasal.

Indonesia sendiri telah meratifikasi dalam Undang-Undang no 7 Tahun 1984 Tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (convention on elimination all of forms discrimination againts women) hampir seluruh pasal diterima namun dengan pengecualian pasal 29 ayat 1 yaitu cara untuk menyelesaikan setiap perselisihan antar negara peserta konvensi mengenai penafsiran atau penerapan ketentuan konvensi dan Indonesia tidak bersedia mengikatan diri pada pasal terebut dimana apabila Indonesia tersangkut dan harus diselesaiakan Mahkamah Internasional karena pada prinsipnya tidak menerima suatu kewajiban untuk mengajukan perselisihan kepada Mahkamah Internasional.

Tahun ini pelaksanaan Internasional Woman Day di seluruh dunia mengangkat tema #pressforprogress dengan lima isu besar yakni maintain a gender parity mindset, challenge stereotypes and bias, forge positve visibility of women, influence others’ beliefs/ actions dan terakhir celebrate women’s achievements kelima itu merupakan bentuk untuk pengakuan dan diangkatnya hak-hak sesuai konvensi CEDEW untuk selalu di ingatkan.

Sedangkan Indonesia pada tanggal 3 Maret 2018 untuk memperingati Internasional Woman Day ini mengangkat  delapan isu, dcatatan Komnas Perempuan, ada hampir 260.000 kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan pada 2017. Sedangkan menurut data Menghitung Pembunuhan Perempuan, 173 perempuan dibunuh di Indonesia pada tahun tahun, dengan 95% di antaranya dibunuh laki-laki. Terdapat beberapa isu penting yang diangkat diskriminatif, kebijakan, hukum, keadilan, pemulihan dan kekerasan  yang tidak pro terhadap basis gender.

Dengan demikian perjuangan perempuan untuk memperjuangkan hak-hak seluruh perempuan dipenjuru dunia untuk kesetaraan gender, diskriminasi, perwakilan perempuan, hak-hak pekerjaan dan hak-hak lain serta isu-isu kontemporer yang belum menjadi perjanjian, konferensi dan kovensi yang menjadi patokan seluruh dunia untuk sebagai rujukan dalam pembentukan aturan setiap kebijakan hukum internasional terkait pemenuhan hak perempuan.

 

#hukuminternasional #internasionalwomanday #womanmarchjakarta2018

 

Daftar Pustaka:

Thontowi Jawahir.2006.Hukum Internasional Kontemporer.Yogyakarta:Refika Aditama

https://asumsi.co/post/womens-march-jakarta-2018-tuntutan-

https://www.internationalwomensday.com/About

http://www.suyatno.blog.undip.ac.id/files/2010/09/CEDAW.pdf

http://www.bphn.go.id/data/document/84uu007.pdf

http://www.kontras.org/baru/kovensi%20Diskriminasi%20Perempuan.pdf

What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
1
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
5
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
1
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

Internasional Woman Day Sebagai Pembebasan Wanita Internasional

log in

Become a part of our community!

Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join BoomBox Community

Back to
log in
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles