PROBLEMATIKA PERKAWINAN DINI BAGI ANAK PEREMPUAN DI INDIA

Oleh Elisabeth


Editor : Isakh Benyamin Manubulu
Beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 8 Maret 2018, dunia memperingati hari perempuan sedunia atau yang disebut International Woman’s Day. Dalam pemikiran dulu, wanita seringkali dianggap makhluk yang lebih lemah dari laki-laki, namun pemikiran tersebut tidak menutup kemungkinan masih berlangsung sampai sekarang. Salah satu contoh negara yang masih menganut pemikiran kuno itu adalah India.

Tradisi dan budaya yang bersifat diskriminatif terhadap wanita ini masih saja banyak dianut masyarakat India. India sendiri telah meratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) pada tahun 1993 dimana dalam CEDAW ini terkandung perlindungan terhadap wanita dari kekerasan dan praktek-praktek berbahaya yang berasal dari budaya, tradisi atau agama.

            Usia legal pernikahan di India adalah 18 tahun untuk perempuan dan 21 tahun untuk pria, Mahkamah Agung India memutuskan tahun lalu bahwa seks dengan istri di bawah umur merupakan pemerkosaan. Undang-Undang Larangan Pernikahan Anak di India memberlakukan denda 100.000 rupee India (atau setara Rp 20 juta) dan dua tahun penjara bagi orang tua yang tertangkap mencoba menikahkan anak di bawah umur mereka.

Menurut data sensus, hampir sepertiga perempuan yang menikah sebelum memasuki usia 18 tahun. Praktik ini terjadi terutama di kalangan minoritas agama dan adat. Sebagai salah satu contoh. Seorang pria di India anggota dari dewan Desa Gangrar bernama Ratan Lal Jat yang berusia 35 tahun menikahi gadis kecil berusia enam tahun. Pria itu menjalin hubungan dengan wanita yang sudah menikah, sehingga pernikahan dengan gadis kecil tersebut untuk memenuhi “Nata Pratha”, sebuah adat kuno yang menyatakan bahwa seorang pria dapat memiliki hubungan dengan wanita yang sudah menikah selama ia membayar uang kepadanya. Jamuni Bai yang merupakan broker perkawinan mendapatkan upah sekitar £350 atau sekitar Rp7,2 juta untuk mengatur pernikahan yang tidak wajar itu.

          Hal ini telah melanggar ketentuan dalam pasal 16 Universal Declaration of Human Rights (UDHR) mengatakan hak untuk menikah dan membentuk keluarga, pernikahan berdasarkan pilihan bebas dari persetujuan kedua mempelai. Sungguh sangat miris ketika anak dibawah umur dirampas kebahagiaan dan masa mudanya dengan alasan adat yang seringkali didasari atas berbagai kepentingan. Baik itu kepentingan dari keluarga korban maupun kepentingan dari orang lain yang ingin melampiaskan nafsu.

Selain itu Pemerintah India juga mengatakan bahwa praktik pernikahan anak merupakan hambatan untuk hampir setiap tujuan pembangunan, seperti mengentaskan kemiskinan dan kelaparan,  mencapai pendidikan dasar universal, mempromosikan kesetaraan gender, melindungi kehidupan anak-anak, dan meningkatkan kualitas kesehatan perempuan.

               Terlepas dari hukum, pernikahan anak tetap berakar kuat dan diterima di masyarakat, dan tersebar luas di seluruh negara itu. Selain itu banyak orang tua menikahkan anak perempuannya dibawah umur karena faktor ekonomi dan keluarga ingin cepat melepaskan beban akan anaknya. Praktek Yang masih berlangsung sampai sekarang adalah budaya dowry. Dowry adalah mas kawin berupa uang, berlian maupun barang rumah tangga yang diberikan keluarga laki-laki kepada perempuan maupun sebaliknya. Sistem Dowry muncul di beberapa tempat seperti Eropa, Asia Selatan, dan Afrika.

         Banyak perempuan India meninggal karena ketidaksanggupan untuk membayar mahar perkawinan. Pemerintah India telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi hal ini dengan mengeluarkan Dowry Prohibition Act pada 1 Juli 1961. Berdasarkan Undang-Undang ini,siapapun yang memberi atau menerima dowry bisa dijatuhi hukuman penjara lima tahun dan denda Rs 15,000 atau sejumlah nilai dowry yang diberikan jika nilai dowry itu lebih dari denda yang ditentukan.

           Dalam pasal 7 ayat 1 KUHPerdata dikatakan bahwa “Perkawinan hanya diizinkan bila pihak pria mencapai umur 19 (sembilan belas) tahun dan pihak wanita sudah mencapai usia 16 (enam belas) tahun”. Namun, di Indonesia masih banyak terjadi pernikahan dini. Sebanyak 38% anak perempuan di bawah 18 tahun sudah menikah, sementara persentase laki-laki yang menikah di bawah umur hanya 3,7%. Penyebab utama pernikahan dini adalah rendahnya akses pendidikan, kesempatan di bidang ekonomi, serta kualitas layanan dan pendidikan kesehatan produksi, terutama untuk anak perempuan. Selain itu, tingkat kemiskinan juga turut menentukan situasi pernikahan anak. Pemerintah harus segera memperbaiki berbagai persoalan negara, sehingga setiap warga mendapatkan kesejahteraan. Dengan sejahteranya rakyat tentu negara akan maju dengan pesat.

DAFTAR PUSTAKA

https://www.tempo.co/abc/1337/berkat-penurunan-di-india-jumlah-pernikahan-anak-global-merosot

ABC. 2018. https://www.jpnn.com/news/berkat-penurunan-di-india-jumlah-pernikahan-anak- global-merosot. Berkat Penurunan di India, Jumlah Pernikahan Anak Global Merosot. Diakses pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2018 pukul 15.00 WIB.

Muhaimin. 2015. https://international.sindonews.com/read/1019716/46/atas-nama-adat-pria-35-tahun-di-india-nikahi-gadis-6-tahun-1435897826. Atas Nama Adat, Pria 35 Tahun di India Nikahi Gadis 6 Tahun. Diakses pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2018 pukul 15.30 WIB.

http://www.bbc.com/indonesia/majalah-40286242

http://www.academia.edu/2927982/Praktek_Diskriminasi_Wanita_Karena_Budaya_di_India

http://www.un.org/en/universal-declaration-human-rights/

http://www.apikartini.org/2015/01/24/dowry-dan-kekerasan-terhadap-perempuan-di-india.html

http://repo.unand.ac.id/2798/1/1974_UU-1-TAHUN-1974_PERKAWINAN.pdf

http://news.liputan6.com/read/2363627/ini-penyebab-maraknya-pernikahan-dini

What's Your Reaction?

Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
0
Dislike
Like Like
0
Like
Lol Lol
0
Lol
Love Love
0
Love
Win Win
0
Win
WTF WTF
0
WTF

Comments 0

PROBLEMATIKA PERKAWINAN DINI BAGI ANAK PEREMPUAN DI INDIA

log in

Become a part of our community!

Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Join BoomBox Community

Back to
log in
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles